Powered By Blogger

Selasa, 05 Oktober 2010

Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela , yang mengumpulkan harta serta menghitung-hitungnya

AL-HUMAZAH 1 - 9

Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela (1) yang mengumpulkan harta serta menghitung-hitungnya (2), dan mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya (3), sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. (4) Dan tahukah kamu apakah Huthamah itu? (5) Api Allah yang dinyalakan (6), yang (membakar) sampai ke hati. (7) Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka (8), diikat pada tiang-tiang yang panjang. (9)

“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,” al-hammaz itu adalah mengumpat dengan perkataan, sedangkan allammaz adalah mencela dengan perbuatan. Yaitu, memangdang hina dan meremehkan manusia. Hal ini telah diuraikan pada firman Allah Ta’ala, “hammazin, masyaaun, bi namiim,” yaitu surah al-Qalam ayat 11. Ibnu Abbas mengatakan, “Humazah lumazah itu adalah orang yang suka menebarkan cacat dan aib orang lain.” Qatadah mengatakan, “Al-humazah dan lumazah itu adalah dengan lidah dan matanya, serta memakan daging-daging manusia dan mencerca mereka.” Mujahid mengatakan, “Al-humazah itu dengan tangan dan mata, sedangkan lumazah itu dengan lisan.” Artinya, al-humazah itu adalah orang yang suka membicarakan keburukan orang lain di belakang, sedangkan al-lumazah itu adalah orang yang suka mencela orang lain dengan terang-terangan.
Firman Allah Ta’ala, “Yang mengumpulkan harta serta menghitung-hitungnya,” yaitu mengumpulkan sebagian hartanya dengan sebagian yang lain, kemudian menghitung-hitungnya. Firman Allah Ta’ala, “Dan mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya,” yaitu dia mengira bahwa usahanya mengumpulkan harta akan membuatnya kekal di dalam kehidupan dunia ini. “Sekali-kali tidak.” Permasalahannya tidak seperti yang dia sangka. Kemudian Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah,” Yaitu akan dilemparkan ke dalam api neraka. Dikatakan huthamah ‘penghancur’ sebab neraka itu dapat menghancurkan penghuni yang berada di dalamnya. Itulah sebabnya, selanjutnya Allah Ta’ala berfirman. “Dan tahukah kamu apakah Huthamah itu? Api Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati,” yaitu membakar mereka hidup-hidup sampai ke hati.

Penafsiran firman Allah Ta’ala, “Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka” telah diuraikan dalam surah
al-Balad. Firman Allah Ta’ala, “Diikat pada tiang-tiang yang panjang,” yakni diikat pada tiang-tiang api yang panjang.
Demikianlah, ringkasan tafsir surah al-Humazah. Segala puji dan nikmat hanyalah milik Allah.

Tidak ada komentar: